Blog tips dan cara internet gratis tanpa kuota agar lebih murah dan ngirit

Jumat, 21 Juni 2019

Menguji Beban Tenaga Generator

Hampir seluruh lini masyarakat memerlukan aliran listrik yang mendukung semua aspek kehidupan. Aktivitas menjadi terhambat ketika aliran listrik tiba-tiba padam. Untuk mengatasinya biasanya memerlukan genset.

Generator atau genset ini berfungsi sebagai cadangan energi listrik ketika padam atau untuk daerah terpencil. Alat ini juga memerlukan pengetesan dan perawatan dalam periode tertentu. Wajibnya dilakukan load bank atau uji pengetesan selama satu tahun sekali.

Kegunaan Uji Pengetesan Beban
Untuk melakukan uji pengetesan beban pada generator tidak bisa sembarangan. Perlu langkah-langkah dan perhatian detail pada alat. Perangkat yang digunakan berupa pengembangan beban listrik, mengubah dan menghilangkan output arus listrik.

Bekerja secara sistematis mendiri dan digunakan untuk genset berskala kecil yang waktu operasionalnya melewati 14.000 jam. Agar generator anda tetap terjaga kestabilan dan kinerjanya sangat disarankan menggunakan load bank Sewatama.

Langkah-langkah
Setiap pengujian beban memerlukan langkah-langkah signifikan. Pertama memeriksa tingkat cairan generator dilihat dari bahan bakar dan radiator coolant. Menghidupkan genset dan mendengar apakah bunyi yang dihasilkan tidak normal.

Selanjutnya menghubungkan beban, diawali dengan arus 220 volt kemudian menyusut menjadi  110 volt. Selain itu pada setiap kaki 50 persen beban generator. Jika memungkinkan anda menggunakan arus 220 volt dengan bebean resisif. Kemudian periksa ampere tiap kaki menggunakan ammeter. Serta tegangan setiap kaki netral dan mengatur set VOM.

Mengatur tegangan tiap kaki menjadi netral yakni 117 volt muatan dan generator 10 kW terus menerus. Apabila salah satu kaki atau keduanya dibawah 105 volt saat beban penuh, maka uji pengetesan beban gagal dan perlu perbaikan.

Sangat disarankan untuk menjaga beban generator selama pengujian. Dengan melihat overheating, memonitor output, dan mendengar suara yang dihasilkan. Jika ada masalah pada generator maka dapat dimatikan atau ditutup agar kerusakan yang terjadi lebih minim.

Waktu pengujian beban generator bergantung pada kapasitasnya sendiri. Pada generator portabel tidak boleh melakukan uji pengetesan beban lebih dari empat jam. Sedangkan, pada generator kontraktor waktu pengujian beban harus dilakukan dalam waktu delapan jam. Generator diesel untuk industri pengujian pengetesan beban dilakukan selama seminggu.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Artikel Rekomendasi dari Menguji Beban Tenaga Generator