Blog tips dan cara internet gratis tanpa kuota agar lebih murah dan ngirit

Kamis, 20 Desember 2018

Serba-serbi Desain Lantai Tegel, Warisan Masa Lalu untuk Hunian Kekinian

Konsep rumah minimalis yang akhir-akhir ini banyak diminati oleh masyarakat meningkatkan pamor desain lantai kayu, marmer hingga granit. Namun, terdapat satu jenis pilihan lantai yang juga mendapat tempat tersendiri bagi para penggemarnya karena desainnya yang menawan dan tak lekang oleh waktu, yaitu lantai tegel. Hal ini terlihat dari makin populernya jenis lantai tersebut di tengah gempuran inovasi material penutup lantai lainnya.

Desain lantai tegel yang unik dihasilkan melalui proses pembuatan yang tak mudah dan melalui proses yang panjang, serta dikerjakan secara manual oleh perajin yang berpengalaman. Gaya desainnya yang beragam juga selalu impresif saat diterapkan pada beragam desain rumah. Lalu apa sajakah hal-hal menarik yang kita perlu tahu dari lantai tegel yang makin naik daun ini?

1. Dahulu banyak digunakan untuk lantai rumah bangsawan dan keraton

Motif klasik yang menjadi ciri khas dari desain lantai tegel ini sejak dahulu digunakan pada gaya rumah kuno bangsawan dan tempat tinggal para raja. Desain lantai ini memberikan kesan mewah untuk rumah mereka sehingga tampak berbeda dengan rumah rakyat biasa. Kini, banyak bangunan yang mengadopsi konsep rumah kuno seperti joglo disempurnakan oleh sentuhan zaman dahulu dengan menghadirkan lantai tegel bermotif batik.

2. Desain yang unik dan timeless
Berbagai pola dan variasi disuguhkan oleh produsen lantai, mulai dari yang sederhana hingga rumit dengan warna tunggal hingga padu padan warna yang beragam. Hal ini merupakan keunikan tersendiri yang membedakannya dengan material lantai jenis lain. Selain itu desain lantai tegel yang timeless dan tak ketinggalan zaman menjadikannya semakin diminati.

3. Material yang kokoh dan adem
Material utama lantai tegel tersusun atas campuran semen yang diproses sedemikian rupa sehingga bersifat kokoh. Sifat material yang tak mudah menyerap air menjadikannya tak gampang lapuk. Jenis material semen memberikan sensasi adem di kaki saat dipijak, sangat cocok untuk hunian di negara tropis seperti Indonesia. Selain itu, lantai juga tidak licin apabila terkena air sehingga tidak berbahaya untuk anak-anak.

4. Warna yang digunakan pada desain lantai tegel tak gampang luntur
Cat yang digunakan pada pembuatan lantai tegel biasanya eye catching sehingga diharapkan warnanya tetap bertahan seperti pada awal pemasangan. Perawatan yang dilakukan agar warna dan kilapnya bertahan cukup mudah. Lantai hanya perlu dipel biasa, langkah yang sederhana, irit, dan tak banyak memakan waktu. Karena telah menggunakan cat khusus untuk bahan semen, motif pada lantai tidak luntur meski sering dipel maupun terpapar hujan dan panas.

5. Inspirasi desain lantai tegel berasal dari keragaman corak etnik di Indonesia
Setiap goresan pola yang dituangkan pada lantai terinspirasi dari berbagai macam etnik yang ada di Indonesia. Motif batik dari berbagai daerah di Jawa dan motif etnik Tionghoa menjadi favorit saat ini. Terdapat pula motif khas peninggalan zaman kolonial yang menghadirkan suasana eropa apabila dipasang di lantai rumah. Namun, terkadang pembeli dapat meminta custom motif sehingga lebih dapat disesuaikan dengan keinginan masing-masing.

6. Makin cantik dikolaborasikan dengan desain lantai lain
Keindahan desain kontemporer khas lantai tegel rupanya dapat memberikan kesan menawan apabila dipadukan dengan desain lantai lain. Terkadang, pemilik rumah modern ingin tetap menonjolkan sisi kekinian pada rumahnya, namun juga ingin ada sedikit sentuhan tradisional. Untuk mengakomodir hal ini, biasanya desain lantai tegel dikawinkan dengan jenis lantai kayu, granit, keramik, dan beton.

7. Cocok untuk konsep hunian minimalis, industrial, rumah kuno hingga retro
Beragam konsep desain rumah dan interior di dalamnya semakin berkembang saat ini, mulai dari minimalis yang sederhana hingga konsep retro yang penuh warna. Desain lantai yang digunakan pun beragam, pada umumnya lantai keramik dan  kayu mendominasi, disusul dengan marmer dan granit yang harganya lebih tinggi. Desain lantai tegel pun masih relevan diterapkan dalam berbagai konsep hunian, cukup sesuaikan dengan motif dan warna yang digunakan.

8. Bisa dijadikan elemen penghias dinding dan tangga rumah
Motif lantai tegel yang beragam dan memiliki nilai estetika yang tinggi dapat digunakan sebagai penghias bagian dalam rumah. Aplikasi pada lantai dan bidang dinding atau wall art menjadi alternatif bagi mereka yang bosan dengan aksen wallpaper maupun warna monoton cat dinding. Untuk menambah estetika dan nilai seni pada dinding, dapat pula dikolaborasikan dengan mural. Hasilnya, hunian nampak lebih fresh dan kekinian.

9. Proses pembuatan yang berlapis
Dedikasi adalah kata yang paling sesuai untuk menggambarkan ketekunan para perajin lantai tegel dalam menghasilkan karyanya. Desain lantai tegel yang otentik telah melalui proses pencampuran semen, embossing, pewarnaan motif, perendaman, hingga pengeringan, dilakukan secara manual satu demi satu tanpa menggunakan bantuan mesin.

10. Warisan Indonesia yang diekspor ke berbagai benua
Kreativitas perajin lantai tegel ternyata telah diakui oleh negara-negara lain. Produksi untuk ekspor pun telah mencapai berbagai benua seperti Eropa dan Australia. Selain untuk keperluan lantai rumah, desain lantai tegel yang unik telah mencuri hati para pengusaha restoran, kafe, hotel, dan gedung pertemuan untuk menerapkan aplikasi lantai tegel pada desain bangunan mereka.

Kini keberadaan lantai tegel di toko-toko bangunan dan dekorasi rumah sudah mudah dijumpai, bahkan tak jarang dapat ditemui secara online meskipun produsen utamanya terletak di Solo dan Yogyakarta. Harga yang ditawarkan mulai dari 40.000-an hingga 100.000-an rupiah per ubin tergantung tingkat kesulitan motif yang dibuat.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Artikel Rekomendasi dari Serba-serbi Desain Lantai Tegel, Warisan Masa Lalu untuk Hunian Kekinian